Jika Anda Berkenan Baca Artikel Ini Versi Xtgem Biar Lebih Menarik (Selengkapnya)


Sebelumnya, terlebih dahulu saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin.

Bnyak kata dan kesilafan yang mana mungkin kurang berkenan di dalam hati, mohon di maafkan dari lubuk hati yang paling dalam.

Watriman Bago



Sebenarnya, saya sangat sedih, terharu dan sekaligus marah ketika mendengar kabar angin yang belakangan ini sangat mengguncang dan sedikit mengusik di telinga saya.

Ada yang mengatakn secara tidak langsung, bahwa saya sangat mendalami agama katolik.

Dan adapula yang mengatakan, kalau saya rela meninggalkan agama saya hanya karna saya butuh bantuan dan uang.

Dan banyak kata dan info lainnya, yang mana tidak secara langsung tersampaikan di telinga saya. Namun yang jelas membuat saya sedikit tidak nyaman dan merasa ter usik akan info dan isu yang menarik itu.

Terkadang! Hati kecil saya berkata; "sudahlah jangan ambil pusing, karna mereka tidak tahu kebenarannya sama sekali.

Saya membatin, untuk tidak mengambil pusing dan merasa tidak terganggu akan isu liar tentang hal itu. Tetapi, terkadang saya tidak merasa nyaman dan seolah pandangan beberapa orang membuat saya jadi tidak nyaman, meskipun kebenarannya tidak seperti itu yang merek ketahui.

Hingga pada akhirnya, saya memutuskan untuk mengungkap kan semua kebenaran yang sebenarnya, yang mana tidak anda ketahui selama ini.

Saya memang butuh dan mendapat bantuan dari orang kudus katolik dalam keadaan saya yang saat ini. Tetapi, bukan berarti saya harus meninggalkan agama saya lalu menganut agama yang berbeda.

Orang kudus katolik dan pelayan gereja memang membantu saya selama ini, tapi bukan berarti mereka ingin mengajak saya untuk ikut dengan mereka. Bukan berarti mereka minta suatu imbalan yang jauh berbeda dari apa yang anda fikirkan.

Melainkan karna mereka tulus dan iklas, dan punya tanggung jawab akan orang yang membutuhkan bantuan lewat tangan dan karya mereka. Dan mungkin juga itu suatu jalan untuk saya, yang mana allah selalu mengirimkan sesuatu dan seseorang saat umatnya dalam kesusahan dan tengah membutuhkan bantuan.

Bukan seolah dan semata - mata saya akan ikut agama mereka, atau mereka bertujuan untuk membawa saya ke agama mereka. Anda salah besar dalam memprediksikan saya, dan gagal menilai tentang kebaikan dan ketulusan mereka dalam membantu saya.

Jika anda memprediksikan atau menilai semua dari postingan saya di facebook beberapa saat lalu, sehingga mungkin meyakinkan anda bahwa saya sangat mendalami agama katolik, anda salah besar dalam hal itu.

Bukankah setiap ajaran yang baik itu harus kita teladani dan disimpan dalam hati untuk dijadikan pedoman dan pegangan hidup dalam menjalani hari - hari kita?

Bukankah apa yang menurut kita benar dan masuk akal, wajib kita berbagi dan meteladaninya?

Bukankah beberapa dari pengalaman hidup yang mana kita jalani sehari - hari, yang memotifasi kita dan semakin memberi kita kekuatan, wajar kita ambil hikmah dan pelajaran lalu memberitahukan kepada orang yang belum pernah mengalaminya. Bukan kah itu hal wajar?.

Lantas, apakah dengan beberapa hal tersebut, membuat dan meyakinkan anda seolah - olah saya ingin manganut agama lain hanya karna butuh bantuan dan uang?.

Saya rasa kebenarannya seperti itu, dan berbeda dari apa yang anda prediksikan, berbeda dari apa yang anda lihat dan nilai tentang saya dan tentang orang yang tulus dan iklas dalam membantu saya selama ini.

Berbeda dari apa yang anda lihat dan yang ada dalam pikiran anda tentang saya dan tentang orang yang telah iklas membantu saya seolah mereka ingin mengajak saya untuk menganut agama yang berbeda. Tidak.

Anda tidak tahu kebenaran yang sebenarnya dan sesungguhnya tentang hal saya dan orang yang telah membantu saya. Dan tentang saya dengan agama katolik.

Mereka tidak pernah sama sekali berniat untuk mengambil imbalan dalam membantu saya, agar saya ikut dengan agama mereka. Dan saya sama sekali tidak pernah mendalami tentang agama katolik seperti apa yang mungkin pernah anda duga.

Namun saya mengutip beberapa hal dan ajaran yang yang bermanfaat dan penuh makna untuk kehidupan dan menguatkan saya. Namun itu bukan berarti saya akan menganut ajaran dan agama yang berbeda.

Bukan seolah saya harus mengikut ajaran mereka. Itu karna saya merasa termotifasi dan salut akan keyakinan dan kejujuran serta ketulusan mereka dalam membantu orang - orang.

Jadi, mungkin itulah kebenaran yang tidak anda ketahui selama ini. Sehingga memungkinkan anda untuk berpikir, "mungkin saya akan menganut agama katolik hanya karna saya butuh bantuan dan uang".

Tuhan bisa saja berkehendak sesuai yang ia kehendaki, dan memberikan apa yang jauh dari apa yang anda prediksikan dan anda nilai tentang saya dan orang yang telah membantu saya.

Bagi saya, itu suatu jalan yang diberikan oleh allah dari apa yang saya minta kepadanya lewat doa - doa dan permohonan saya.

Dia bisa saja memberikan suatu jalan untuk umatnya, tidak perduli itu dari agama apapun, dan lewat siapapun dan oramg manapun itu.

Tidak perduli dia katolik, kristen, tiong hoa dan lain sebagainya. Allah bisa saja menjawab doa saya dan membuka kepada saya jalan berupa bantuan lewat orang - orang kudus katolik untuk membantu dan meringankan langkah dan beban saya.

Lantas apakah dengan hal itu saya akan menganut agama katolik karna mereka sudah membantu saya?.

Lantas apakah dengan itu, maka mereka membantu saya karna akan mengajak saya untuk meninggalkan agama saya dan mengikut mereka?.

Saya rasa anda sudah dapat menangkap pesan dalam hal ini. Sehingga anda dapat menemukan kebemaran dalam hal ini. Antara saya dengan orang yang telah membantu saya dengan tulus tanpa mengaharap imbalan apapun. Dan antara saya dengan agama katolik.

Semoga pertanyaan dan kebenarannya dapat anda ketahui lewat apa yang saya tuliskan saat ini. Sehingga anda tidak berpikir buruk kepada saya, terutama kepada orang yang tulus membantu saya.

Saya rasa cukup sampai disini dan semoga anda dapat menangkap pesan kebenaran yang sesungguhnya.

Salam Dari Saya:

Watriman Bago


Penulis

Watriman Bago


Watriman Bago


kebenaran-antara-aku-dan-agama.jpg