Membangun komunikasi untuk meningkatkan tali hubungan agar tetap terjalin dengan baik


Apa artinya jika kita mengakui bahwa kita mengenal seseorang dan pernah memiliki hubungan dekat dengannya. Seperti; "saya pernah mengenal dia, tapi?"


Maksud saya, tetapi apa anda pernah berkomunikasi dengannya? Atau, apa anda pernah mengirim e-mail kepadanya dalam satu bulan satu kali. Dan pernahkah anda meluangkan waktu untuk mengajaknya makan malam bersama?.


Mungkin akan sangat terdengar romantis dan sangat akrab sekali dengan apa yang sudah saya tuliskan baru saja. Tetapi, akan lebih kedengaran sangat akrab, jika kita mengutip dari sala-satunya. Entah itu mengirimnya pesan lewat surat e-mail dalam satu bulan satu kali untuk membuktikan bahwa kita pernah mengenalnya dan menjaga hubungan yang pernah terjalin di masa diman kita perna bertemu di kala itu.


Hanya mengirim surat, untuk membuktikan bahwa kita pernah menjalin hubungan dengannya. atau, pernah mengenalnya di masa sebelumnya.


Hanya mengirim surat.
Untuk tetap menjalin suatu hubungan yang dimana perna terbangun. Apalagi saat ini, dengan berkembangnya alat komunikasi yang beragam macam. Mulai dari pesan e-mail, dan bermacam media pesan lainnya yang semakin memudahkan kita.


Seperti anda mengenal seseorang, entah dimana. Mungkin sala-satu dari pembaca pernah mengenal seseorang?.


Kita mengenal seseorang itu, bukanlah suatu hal yang sepele-sepele saja. Tetapi sesuatu sudah mengatur moment tersebut, sehingga bisa mempertemukan anda dengan dia. Dan perlu diketahui, bahwa kita sudah menjalin hubungan, atau sudah membangunnya dengannya.


Dia menceritakan yang pernah terjadi dalam hidupnya. Dan kita juga pernah mencurahkan sesuatu kepadanya. karna sudah terlanjur mengenal, sesuatu yang dalam menjadi bermunculan tanpa disadari. Karna apa? Karna kita sudah membangun hubungan.


Lantas bagaimana dengan orang-orang terdekat dalam lingkungan hidup kita sehari-hari? Yang dimana kita saling mengenal, dan tiba-tiba?


Maksud saya, tiba-tiba, anda mengatakan "saya pernah mengenalnya, dia tinggal di daerah ini dan di kota ini, di negara itu. Tetapi anda hanya mengenalnya kalau dia pernah satu jurusan dan seperjuangan dengan anda di waktu masi di unifersitas.


Atau dia pernah satu meja dengan anda di warung kopi di waktu itu anda masih pengangguran, dan dia menjadi malaikat saat itu kepada anda dan membuka jalan kepada anda dan menawarkan berbagai lowongan yang ia ketahui. Dan sekarang anda hanya pernah mengenalnya.


Perlu di ketahui hubungan tanpa ada komunikasi itu adalah bohong. Tidak ada artinya sama sekali. Apalagi sampai tidak pernah menanyakan kabarnya dalam beberapa waktu. Tapi, saya tidak mengatakan kepada anda, jika anda sedang mengenal seseorang anda harus tiap hari menanyakan kabarnya. "Oh tidak teman."


Itu hanyalah penyiksaan, jika setiap saat anda menanyakan kabar seseorang. Anda hanya akan merusak hubungn dengannya, dan anda akan membuat beberapa orang tidak ingin bersama dengan anda.


Lalu anda akan di benci, dan dia akan berkata kepada anda, "memangnya kamu itu siapanya saya, dan apa urusannya nanyain kabar saya setiap hari."


Maksud saya, bangun komunikasi. Jika anda mengenal seseorang, bangun komunikasi dengannya. Tanyakan kabarnya, kirim pesan lewat e-mail kepadanya dalam satu bulan sekali, dan luangkan waktu untuk mengajaknya makan malam bersama dengan anda jika itu perlu untuk menjaga hubungan agar tetap terjalin dengan baik.


Ada banyak manfaatnya, banyak sekali jika kita tetap menjaga hubungan dengan seseorang yang pernah kita kenal dimasa dimana kita pernah bertemu dengannya,


Orang yang pernah anda kenal yang dimana anda tetap menjalin hubungan dan menjaga hubungan tersebut dengannya, meskipun anda hanya mengirim e-mail dalam satu bulan sekali, dia akan membantu anda.

Dia akan meluangkan waktu untuk membantu, dan merencanakan pertemuan yang spesial agar dapat bertemu dengan anda, di bandingkan dengan orang yang terus-terus bersama anda seharian


Saya tidak tau, apakah saat ini anda sedang bersama dengan sala seorang teman anda seharian. Jika itu benar, bersiaplah untuk membuat sejarah dengannya.


Perlu membangun komunikasi, meningkatkan komunikasi jika memang anda mengenal seseorang, jangan biarkan hubungan itu menjadi hambar dan tenggelam begitu saja. Jangan pernah katakan kalau anda hanya mengenal nya. Tetapi, bangun komunikasi dengannya. Tanyakan dia.


Anda tau? Anda akan menerima sesuatu lewat orang yang anda kenal. Anda tidak akan mendapatkan sesuatu tanpa orang-orang yang anda pernah kenal. Itu tidak mungkin. Banyak hal yang akan datang kepada kita melalui mereka.


Jika kita terus membangun komunikasi dengan orang yang pernah kita kenal, ada yang akan mengirim banyak hal baru dalam hidup kita. Anda tidak akan mendapat apa-apa jika anda terus bersama dengan seseorang sepanjang hari anda.


Kita mengenal seseorang yang pernah membuat hal baru dalam hidup kita, yang membuka pola pikir yang tidak pernah kita temukan


Tetapi, dia tidak bersama dengan kita setiap saat, seolah semua hanya sesaat. Tiba-tiba, kita akan menenggelamkan hubungan yang pernah terbangun walaupun hanya sesaat, dan menganggapnya seolah tidak pernah ada antara kita dengannya?


Saya percaya, kalau kita bisa membangun dan meningkatkan kembali komunikasi dengan seseorang, meskipun itu hanya sesaat mengesankan dalam hidup kita. Dan tidak peduli dengan dimanapun dia berada, sepanjang itu masih bisa berkomunikasi dan menanyakan kabarnya walaupun satu kali dalam sebulan.




Penulis

Watriman Bago




***

graphic4-2.jpg